Monday 21 February 2011

Perahu dayung yang tenggelam

Ada dua anak kembar namanya Tono n Tino. Tono mempunyai sebuah perahu dayung yg sudah sangat tua. Kok kebetulan suatu hari istrinya si Tino itu meninggal bersamaan dengan hari tenggelamnya perahu dayung si Tono itu. Beberapa hari kemudian seorang wanita tua melihat Tono, dan secara tidak sengaja salah mengenalinya sebagai Tino yang kehilangan istrinya itu.

Kata wanita itu kepada Tono, "Saya turut sedih atas kehilangan anda. Anda pasti merasa sedih."

Nah si Tono mengira bahwa wanita itu berbicara tentang perahu dayungnya itu, menjawab "Sebenarnya sih saya bisa dibilang malah senang karena bisa menyingkirkannya. Dia sudah amat tua sekali bahkan sudah jelek dari pertama kalinya. Bagian bawahnya sudah lapuk dan berbau amis sekali. Bagian punggungnyapun sudah sangat jelek dan lubang di bagian depannya sudah sangat lebar. Setiap kali aku menggunakannya, lubangnya bertambah besar dan dia bocor tidak karuan. Saya kira yg mengakhirinya adalah ketika saya menyewakan dia kepada 4 orang pemuda yang sedang bersenang-senang tempo hari. Saya sudah memperingatkan mereka bahwa dia sudah tidak begitu enak dipakai tapi mereka masih juga mau menggunakannya. Mereka berempat mencoba masuk ke dalam bersamaan n akhirnya dia terbelah persis di tengah²."

Wanita tua itupun pingsan.. (kaskus)

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More